Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Lansia serta Remaja Desa Pedanda Gelar Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu
Kegiatan posyandu, posbindu dan posrem di Desa Pedanda ini berjalan sukses berkat kolaborasi solid antara kader kesehatan desa, Tim Penggerak PKK, dan petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Pedongga. Langkah ini diambil untuk memastikan pemantauan kesehatan warga—mulai dari usia dini hingga lansia—dapat dilakukan secara efisien dalam satu waktu.
Pelayanan Kesehatan yang Disediakan
Kegiatan hari ini dibagi menjadi tiga pos utama demi memberikan pelayanan yang maksimal dan terarah:
1. Posyandu Balita (Fokus Tumbuh Kembang & Stunting)
![]() |
| dokumentasi posyandu |
Antropometri: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan lingkar kepala untuk memantau grafik pertumbuhan anak.
Imunisasi & Vitamin: Pemberian imunisasi rutin bagi balita serta suplemen vitamin yang dibutuhkan.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Pembagian menu sehat bergizi kaya protein sebagai stimulus pencegahan stunting.
2. Posbindu PTM (Fokus Usia Produktif & Lansia)
Skrining Kesehatan Dasar: Pemeriksaan tekanan darah (tensi), cek kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Deteksi Dini Faktor Risiko: Pemantauan berat badan (indeks massa tubuh) untuk mendeteksi risiko obesitas yang memicu penyakit degeneratif.
Konsultasi & Edukasi Gaya Hidup: Konseling mengenai pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik, dan bahaya merokok.
Berbeda dengan Posyandu balita, Posyandu Remaja berfokus pada pemantauan fisik terpadu serta pemberian edukasi mengenai fase peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Beberapa layanan yang diberikan meliputi:
Pemeriksaan Fisik Berkala: Pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah (tensi), dan lingkar lengan atas (LiLA) untuk mendeteksi dini risiko anemia atau kurang energi kronis (KEK).
Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD): Khusus bagi remaja putri guna mencegah anemia yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan kesehatan reproduksi jangka panjang.
Konseling & Edukasi Kesehatan: Sesi diskusi interaktif mengenai gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, bahaya pernikahan dini, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perundungan (bullying).
Menuju Masyarakat Desa Pedanda yang Sehat dan Produktif
Kepala Desa Pedanda menyampaikan bahwa penggabungan jadwal Posyandu, Posbindu dan Pos Remaja ini terbukti efektif meningkatkan angka partisipasi kehadiran warga.
"Hari ini kami melihat antusiasme yang luar biasa. Para ibu datang membawa balitanya, sementara di sudut lain para ayah, pemuda, dan lansia juga antre untuk cek kesehatan di Posbindu dan Pos Remaja. Kami ingin memastikan tidak ada warga Desa Pedanda yang luput dari akses pelayanan kesehatan dasar melalui pembinaan yang konsisten di Posyandu ini," ungkapnya.
Dengan adanya deteksi dini yang rutin dilakukan melalui Posyandu, Posbindu dan Posrem ini, diharapkan angka penyakit tidak menular (seperti hipertensi dan diabetes) pada orang dewasa dapat ditekan, mencetak generasi muda yang sehat secara fisik, matang secara emosional, dan siap menjadi penggerak kemajuan desa di masa depan sekaligus angka stunting pada anak dapat terus diminimalisir.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan mendapat apresiasi tinggi dari seluruh warga yang hadir.
sumber berita : Pemdes Pedanda

.jpeg)
Comments
Post a Comment